Semua wanita dewasa tentunya sudah mengenal dan mengalami menstruasi. Kondisi yang terjadi setiap bulan terhadap wanita ini yang membuat ide untuk pembuatan pembalut wanita. Konon khabarnya pada abad Yunani kuno, pembalut yang di gunakan oleh para wanita yang sedang mentruasi adalah beruba kain lap, wol domba... bahkan juga menggunakan rumput.
Ide pertama di buat sebuah pembalut yaitu datang dari seorang perawat, dimana pembalut di buat dari bubur kayu. Selain harganya murah, pembalut dengan bahan ini bisa di buang setelah pakai dan daya serapnya sangat bagus. Pembuatan pembalut dengan bahan bubur kayu ini sempat di produksi oleh produsen pembalut dengan produksi massal. Tetapi karena pemakaiannya yang kurang nyaman, maka berkembang dengan jenis pembalut lainnya.
Johnson & Johnson mengembangkan pembalut versi mereka sendiri dan dijual dengan nama Lister's Towel : Sanitary Towel for Ladies. Tetapi harganya sangat mahal dan wanita banyak yang malu membeli pembelut tersebut.
Lalu saat harga pembalut mulai terjangkau, ada pengembangan ide cara membelinya yaitu dengan meletakkan uang di dalam kotak, lalu wanita tersebut mengambil sendiri pembalut yang di beli. Dengan cara ini para wanita mulai tidak risih saat membeli pembalut. Tetapi jenis pembalut ini juga sangat tidak nyaman di pakai oleh wanita, karena mudah berubah bentuk saat wanita bergerak, karena pembalut tersebut berbentuk panjang dari depan sampai belakang dan terpasang dengan cara terjepit oleh loop korset.
Sampai pada akhirnya ketemu perekat khusus yang bisa dibuat merekatkan pembalut di celana dalam. Akhirnya terciptalah pembalut sekali pakai dengan bentuk yang lebih pendek dan ramping yang di rekatkan di celana dalam. Setelah itu di temukan inovasi lagi dengan sayap, sehingga pembalut tidak mudah bergerak dan nyaman dipakai. Pembalut ini sampai sekarang di gunakan oleh para wanita.
Jaman terus berubah, inovasi terus berlanjut. Dengan isu klorin yang terdapat pada pembalut sekali pakai dan isu ramah lingkungan, maka mulailah kembali ke jaman dahulu kala, yaitu di kembangkan pembalut kain yang dapat di cuci ulang, sehingga tidak membuat sampah setiap bulan. Bentuk pembalut kain yang di kembangkan saat ini sangatlah bagus dan nyaman di gunakan.
Salah satu pembalut kain cuci ulang yang sangat di rekomendasikan adalah Pembalut Kain Yuspin, karena terbuat dari bahan yang sangat lembut dan menggunakan teknologi anti bacterial silver plus. Harganya pun sangat hemat dan terjangkau. Pembelian bisa di beli secara online.
Bila anda tertarik membeli pembalut kain yuspin, maka silahkan order melalui link berikut shp.ee/gb2vfnt
source : https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/19/150000920/sejarah-panjang-pembalut-wanita

Comments
Post a Comment